Evolusi Bahan Segel
Evolusi bahan segel berkembang seiring dengan tuntutan yang lebih besar pada segel.Kebutuhan awal dapat dipenuhi dengan menggunakan rami atau kulit yang dikemas, tetapi seiring dengan semakin ketatnya permintaan, bahan-bahan baru pun dicari.Hal ini menyebabkan diperkenalkannya segel karet alam, yang berkembang menjadi elastomer sintetis, dan akhirnya merekayasa polimer seperti PTFE (Polytetrafluoroethylene).
Empat pilihan material modern yang paling umum untuk bibir segel poros putar adalah karet nitril, poliakrilat, FKM, dan PTFE.Dari bahan-bahan tersebut, tiga diantaranya adalah elastomer – karet nitril, karet poliakrilat dan FKM – dan hanya satu yang merupakan polimer – PTFE.Mari kita lihat bagaimana bahan-bahan ini disusun.
Bahan 1: Karet Nitril
Karet nitril memiliki beberapa nama, termasuk karet akrilonitril butadiena, Buna-N, dan NBR.Pada dasarnya ini adalah elastomer karet sintetis yang sangat tahan terhadap beberapa bahan kimia utama seperti oli, pelumas, dan bahan bakar.Dibandingkan dengan elastomer lainnya, elastomer ini mempunyai kinerja luar biasa dalam menahan degradasi dan paparan sinar matahari dan cuaca.Tapi itu ada batasnya.
Bahan 2: Karet Poliakrilat
Poliakrilat mengacu pada karet poliakrilat dan kadang-kadang disebut sebagai ACM.Ini memberikan ketahanan panas yang lebih baik dan kompatibel dengan kecepatan poros yang lebih tinggi daripada karet nitril.Ini juga cukup baik dalam beberapa aplikasi khusus seperti pelumas yang mengandung belerang.Kekuatannya yang terbatas dan ketahanan terhadap air merupakan karakteristik pembatas utamanya.
Materi 3 : FKM (Fluoroelastomer)
Fakta menariknya, sering kali masyarakat bingung membedakan FKM, FPM, dan Viton.Semuanya mengacu pada bahan dasar yang sama.Nama FKM berakar pada klasifikasi ASTM dari flouroelastomer, sedangkan FPM adalah singkatan DIN/ISO.Viton adalah nama dagangnya, dimiliki oleh DuPont.Sifat-sifat FKM jauh lebih unggul dibandingkan karet nitril atau karet poliakrilat, baik dari segi suhu dan kecepatan poros, tetapi juga ketahanan kimia.Ini juga merupakan elastomer termahal dari tiga elastomer yang dibahas sejauh ini.
Bahan 4: PTFE (Polytetrafluoroethylene)
PTFE paling dikenal dengan nama dagangnya, polimer (juga dimiliki oleh DuPont).PTFE jauh melebihi kinerja karet nitril, karet poliakrilat, dan FKM dalam hal kecepatan poros, suhu, dan ketahanan kimia.Faktanya, ia memiliki ketahanan kimia terbaik dibandingkan polimer atau elastomer mana pun serta koefisien gesekan terendah.
Kesimpulan
Bagan di bawah ini menunjukkan bagaimana keempat bahan segel umum ini saling bertumpuk dalam hal batasan kecepatan porosnya.PTFE mengungguli yang lain, bahkan pada kecepatan poros melebihi 30.000 rpm.Saat Anda memilih seal yang perlu bertahan dalam lingkungan yang korosif dan menantang dengan kecepatan tinggi, PTFE adalah jawabannya.

Waktu posting: 08-Mei-2018